LIHAT INOVASI RUPBASAN PASURUAN, ZONNI ANDRA BERTEKAD TERAPKAN DI RUPBASAN KUPANG


Kupang (29/6). Rupbasan Kupang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai tempat penyimpanan benda sitaan dan barang rampasan negara sangat dituntut untuk terus berbenah dan mengembangkan semua potensi yang dimilki. Ini disebabkan karena prospek bisnis Rupbasan yang semakin berkembang dari hari ke hari, sehingga diperlukan berbagai inovasi-inovasi dalam pengelolaan benda sitaan dan barang rampasan negara. Inovasi tersebut sangat diperlukan untuk mempersingkat waktu pengelolaan basan-baran khususnya penerimaan dan pengeluaran basan-baran. 

Untuk membangun berbagai inovasi tersebut, diperlukan studi lapangan dari berbagai Rupbasan yang telah memiliki inovasi, sebagai bahan pertimbangan dalam pembangunan aplikasi yang tepat bagi Rupbasan Kupang, sehingga pada rabu (29/9) Kepala Rupbasan Kupang kembali melaksanakan studi tiru pengelolaan basan-baran ke Rupbasan Pasuruan. 


Dalam kunjungan tersebut Zonni diterima langsung oleh Kepala Rupbasan Pasuruan Sugeng Bahrul Hairudin yang didampingi petugas Rupbasan Pasuruan di ruang Pojok Bang Kebo Ruppas. Dalam suasana penuh keakraban ini mengingat Zonni pernah bertugas di Rupbasan Pasuruan, Sugeng memperkenalkan beberapa aplikasi yang telah dipergunakan Rupbasan Pasuruan seperti Aplikasi CAK BASIRAN (Lacak Barang Sitaan Dan Rampasan Rupbasan Pasuruan), Bengkel Rawat Inap DIK WATI (Bidik Rawat Dan Amati), BANG KEBO (Sambang Koordinasi Evaluasi Barang Orang). 

Lebih lanjut Sugeng menyampaikan bahwa semua inovasi dan aplikasi yang sudah berjalan ini sangat mendukung Rupbasan Pasuruan dalam pengelolaan basan-baran. Untuk aplikasi CAK BASIRAN dapat diakses publik secara online, sehingga masyarakat dapat mengetahui semua basan-baran yang ada di Rupbasan Pasuruan.


Usai diperkenalkan dengan berbagai inovasi yang ada, Zonni diajak untuk melihat pemeliharaan basan-baran di gudang basan-baran,  serta tempat Pemusnahan Barang Bukti yang ada di Rupbasan Pasuruan. Disela-sela melihat kegiatan pemeliharaan basan-baran, Zonni menyampaikan bahwa rupbasan Kupang sangat membutuhkan aplikasi yang bisa diakses aparat penegak hukum, sehingga dapat mempersingkat  waktu dalam peyimpanan dan pengeluaran basan-baran mengingat daerah kerja Rupbasan Kupang yang sangat luas.

Zonni yang dihubungi kontributor HRK lewat telepon, mengungkapkan “saya sangat bertekad agar aplikasi dan inovasi dari Rupbasan Pasuruan dapat dicontoh dan diterapkan di Rupbasan Kupang, terutama aplikasi yang dapat terhubung dengan aparat penegak hukum melalui internet, serta aplikasi data basan-baran lengkap denga foto basan-baran yang terupdate secara berkala agar dapat diakses publik setaip waktu”. (Kontributor HKR-AD)

Dukung terus kami dengan Like, Komen dan Share untuk Rupbasan Kelas I Kupang yang lebih baik.

#KumhamPasti

#KumhamStory

#KumhamNTT

#PemasyarakatanNTT

#RupbasanKupang

#RupbasanPasuruan

Belum ada Komentar untuk "LIHAT INOVASI RUPBASAN PASURUAN, ZONNI ANDRA BERTEKAD TERAPKAN DI RUPBASAN KUPANG"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Ada yang ingin anda sampaikan? Mulai obrolan via Whastapp
Hai, ada yang bisa kami bantu? ...
Klik di sini untuk beralih ke Whatsapp